Keunikan Manusia



Keunikan Manusia

Kata manusia dalam Alqur’an banyak ditemukan yang kesemuanya mempunyai penafsiran yang berbeda-beda. Di antaranya adalah khalifah, al-insan, al-ins, dan al-basyar. Sedangkan misi manusia diciptakan oleh Tuhannya adalah sebagai khalifah, ibadah, dan imarah. Dalam dunia materialis manusia dapat disebut sebagai homo educandum, homo educabel, homo faber, homo sapiens, makhluk monodualis atau dwitunggal, monopluralis, dan homo religius. Itulah kata yang menunjukan bahwa persepsi tentang manusia selalu bergantung dari afiliasi keilmuan yang dimiliki oleh seseorang.

Sebagai makhluk hidup lainnya manusia memiliki kemiripan baik secara morfologis maupun anatomis termasuk mekanisme organis yang secara signifikan memiliki kesamaan proses biologis seperti :
  1. Kebutuhan makan atau minum (nutrition)
  2.  Kebutuhan bernafas (respiration)
  3. Pertumbuhan dan perkembangan
  4. Regulasi (regulation)
  5. Menyesuaikan diri dengan lingkungannya (adaptation)
  6. Sekresi
  7. Eksresi
  8. Defekasi
  9. Menerima rangsang (iritabilition or desire of respon)
  10. Bergerak, dll.


Mausia juga butuh menikah karena merupakan sunnah Nabi untuk mnyempurnakan sebagian imannya dengan maksud prokreasi (hereditas biologis atau meneruskan generasinya) dan rekreasi (berseng-senang) dengan pasangan hidupnya. Tetapi dibanding dengan makhluk lain manusia memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh makhluk lainya yakni rasa ingin tahunya (curiosity) mengalami perkembangan yang signifikan yaitu apa yang disebut dengan daya pikir (budi daya). Adapun potensi yang dimiliki manusia antara lain :

  1. Hidayatun gharizyiyah (potensi insting)
  2. Hidayatun hassiyyah (potensi panca indra)
  3. Hidayatun aqliyyah (potensi berfikir)
  4. Hidayatun dieniyyah (potensi beragama).


Secara fisik manusia tidaklah sekuat gajah, berlari secepat cheetah, dan memiliki banyak kelemahan dibanding makhluk lain, bahkan dengan nyamuk yang kecil sekalipun manusia masih lebih lemah karena hanya dengan gigitannya (nyamuk anopeles atau aides agepty) manusia bisa sakit atau mati. Tetapi karena manusia dilengkapi sense berfikir dan akalnya maka manusia dengan kekuatan pikirnya mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang mampu menyamai makhluk lain antara yaitu:

  1. Burung terbang tinggi, manusia terbang dengan pesawat ciptaannya
  2. Angsa bisa berenang keujung pulau, manusia berenang dengan kapal ciptaannya
  3. Ikan mampu menembus dasar laut, manusia menembus lautan dengan kapal selam.


Dengan demikian keunikan dan keunggulan manusia dibanding dengan makhluk lainnya adalah terletak pada kekuatan berfikirnya seperti yang telah temaktub dalam Surat Ar Rahman ayat 33 yang artinya “ Hai jama’ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintas) penjuru langit dan bumi,Maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.

Dengan akalnya manusia mampu berfikir, dengan pikirannya memperoleh pengetahuan, dengan pengetahuannya manusia memiliki ilmu, dengan ilmunya manusia mampu berfikir rasional, logis, dan sistematis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jabar Selatan dikepung banjir dan longsor

Sekilas Ulasan Desa Sukatali